di hiasi amarah
di balut oleh kesedihan
tak sanggup menatap ke depan
melihat ke bawah
mata terpejam dan sesali yang ada
tak akan menjadi se-sempurna dulu
akan terus begini untuk sekarang dan selamanya
terus saja kau lontarkan maaf dari mulut-mu
seakan lubang itu terus menatap-ku dari sana
di balut oleh kesedihan
tak sanggup menatap ke depan
melihat ke bawah
mata terpejam dan sesali yang ada
tak akan menjadi se-sempurna dulu
akan terus begini untuk sekarang dan selamanya
terus saja kau lontarkan maaf dari mulut-mu
seakan lubang itu terus menatap-ku dari sana
ketika aku berjalan nanti,aku takut terjatuh ke dalam jurang itu
begitu dalam
sakit saat jatuh ke dasar nya
lebih baik begini
diam dan tidak memberi jawaban apa pun
sakit saat jatuh ke dasar nya
lebih baik begini
diam dan tidak memberi jawaban apa pun

Tidak ada komentar:
Posting Komentar